Tingkatkan Daya Jual Produk, Mahasiswa Undip Kenalkan Marketplace pada Kelompok Tani

 

PEMALANG (30/01/2020), Kamis (30/1), Mahasiswa KKN Undip melakukan kegiatan sosialisasi mengenai optimalisasi pemasaran guna meningkatkan daya jual produk olahan. Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pemasaran, lalu kemudian penjelasan mengenai branding produk, packaging, serta penggunaan marketplace atau situs belanja online. Dalam pengenalan marketplace, mahasiswa KKN Undip menunjukan tata cara  salah satunya adalah langkah mengunggah (upload) produk pada situs marketplace. Melalui sosialisasi tersebut diharapkan KWT Sumber Rezeki dapat meningkatkan daya jual produk olahan dan dikenal diberbagai kalangan masyarakat tidak hanya di wilayah Desa Gombong.

Desa Gombong mempunyai potensi sayur mayur yang sangat besar, alhasil mayoritas masyarakat desa memilih bekerja sebagai petani sayur, selain petani tidak sedikit juga masyarakat yang memilih sebagai peternak. Mengingat banyaknya petani sayur di desa mengakibatkan pada menumpuknya sayuran hasil panen yang tidak laku terjual dipasaran. Hasil panen yang tidak laku tersebut kemudian dibuang atau bahkan dibiarkan membusuk. Dari latar belakang tersebut kini telah banyak kelompok-kelompok tani yang sadar dan memanfaatkan sayuran yang menumpuk tersebut. Salah satu langkah memanfaatkan hasil pertanian adalah dengan membuat produk olahan.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rezeki merupakan kelompok tani yang terletak di Dukuh Silemped, dan termasuk dalam salah satu kelompok tani yang memproduksi produk olahan. Beberapa produk yang dihasilkan adalah keripik singkong, kerupuk wortel, stik labu siam, dan yang paling menarik, dodol labu siam. Kelompok tani yang telah menjuarai kompetisi Desa Mandiri Pangan Provinsi Jawa Tengah ini diketuai oleh Ibu Watri. Meskipun telah menjuarai salah satu kompetisi tingkat provinsi, kelompok tani ini masih kesulitan dalam memasarkan produk olahan. Produk olahan yang ada masih banyak dipasarkan di dalam Desa Gombong sendiri. Pemasaran yang belum maksimal ini hanya dilakukan secara langsung dengan cara menitipkan produk pada warung maupun toko. “Ini dijualnya masih di warung-warung sini sih, sama biasanya nunggu dari pesenan orang juga” ujar Ibu Watri, Ketua KWT Sumber Rejeki kepada mahasiswa KKN Undip. Dari masalah tersebut, mahasiswa KKN Undip kemudian tergerak untuk memberikan sosialisasi mengenai pemasaran produk supaya kelompok tani penjualan produk dapat dilakukan dengan maksimal.

 

About Author:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.