Rembug Stunting Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang


Bapak Witro selaku Sekretaris Desa Gombong sedang meberi sambutan dal acara tersebut
Bapak Witro selaku Sekretaris Desa Gombong sedang memberi sambutan dalam acara tersebut

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah. (sumber : depkes.go.id )

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Setiap Desa di Kabupaten Pemalang wajib melaksanakan Rembug Stunting termasuk Desa Gombong pada Senin (09/09) dalam hal ini BPD ikut serta menyelenggarakan Rembug Stunting yang dimonitoring Tim dari Kecamatan Belik, upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Hasil Rembug Stunting nantinya akan dibahas dalam Musdes RKP Tahun 2020 untuk dianggarakan dalam APBDes didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020.

Acara dibuka sambutan dari Ketua BPD Desa Gombong, hasil dari Rembug Stunting tersebut menetapkan kegiatan penanganan permasalahan kesehatan dan pendidikan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020 diantaranya  PMT Balita, Rehab Posyandu, Fasilitasi KPM, Pengadaan alat kesehatan dsb.

Acara selesai sekitar pukul 13.00 WIB diakhiri dengan penandatanganan berita acara.

About Author:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *